SOSIALISASI CEK KESEHATAN GRATIS; LANGKAH AWAL MENUJU GRINGSING SEHAT SERTA INDONESIA EMAS 2045




CEK KESEHATAN GRATIS!!!
SOSIALISASI CEK KESEHATAN GRATIS;
LANGKAH AWAL MENUJU GRINGSING SEHAT SERTA INDONESIA EMAS 2045
Di pertengahan
bulan Pebruari 2025 (17/2/2025), dengan melibatkan elemen lintas sektoral,
Puskesmas Gringsing I dengan kolaborasi
bersama Kecamatan Gringsing serta Forkompimcam mengadakan sosialisasi
cek kesehatan gratis serta evaluasi kegiatan 2024. Pertemuan tersebut diadakan
untuk mensukseskan program besar
Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045, di mana
salah satu programnya adalah pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh rakyat
Indonesia.
Pertemuan
tersebut dihadiri Camat Gringsing beserta perwakilan Forkompimcam, Kepala
Puskesmas Gringsing I beserta jajarannya, instansi pemerintah tingkat Kecamatan
Gringsing, Kepala Desa, Ketua TP PKK Desa serta kader kesehatan desa.
Camat Gringsing,
Ridho Budi Kurniawan, S.STP, MM dalam sambutan pembukanya menyatakan bahwa cek
kesehatan gratis merupakan salah satu program yang dinisiasi oleh Pemerintah
untuk bagaimana kesehatan manusia di cek agar finalnya didapat manusia yang
sehat, bisa beraktivitas dengan baik serta produktif dan kesehatan merupakan salah
satu kebutuhan primer.
Kapolsek
Gringsing yang diwakili oleh Wakapolsek Endang Suhendar dalam arahannya
menegaskan bahwa jajaran Polsek mendukung program ini. Sesuai tugas fungsinya
Wakapolsek menyampaikan bahwa sesuai UU 2 tahun 2002 tugas Kepolisian adalah penegakan hukum, pelindung dan pengayom
masyarakat, untuk menjamin hal tersebut
tentunya membutuhkan dukungan semua pihak.
Hal lain yang
disampaikan Wakapolsek adalah terkait kenakalan remaja, untuk itu diminta semua
pihak untuk turut memonitor kegaiatan putra putrinya yang masih remaja serta
remaja di sekitarnya.
Musim penghujan
ini juga tidak luput dari pengamatan Polsek Gringsing, Wakapolsek menghimbau
agar masyarakat Gringsing yang melewati jalur pantura untuk hati-hati walaupun
jalan tersebut sudah mulai diperbaiki, karena dalam satu bulan ini ada tiga
korban tewas kecelakaan, serta dimohon kepada masyarakat untuk mengaktifkan keamanan lingkungannya
bersama satkamling (satuan keamanan lingkungan).
Pada paparan
pamungkasnya Kepala Puskesmas Gringsing I dr. Sieska Firnalia Indah
menyampaikan arahan Sekda Kab. Batang kepada masyarakat Batang untuk berobat di layanan kesehatan Kabupaten
Batang (RSUD Limpung maupun RSUD Batang).
Dalam
evaluasinya terhadap 12 standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan di
Puskesmas Gringsing I ada beberapa yang capainnya belum optimal, yaitu pelayanan
kesehatan produktif, hipertensi dan diabetas, namun hal itu juga terjadi di
tempat lainnya.
Demam berdarah
dengeu (DBD) juga menjadi perhatian dr. Sieska, di mana kasus DBD di Gringsing
masih tinggi kecuali Desa Sentul dan Desa Surodadi.
Terhadap kasus
DBD, yang terpenting adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN), di mana harus
dipastikan tidak ada genangan air di rumah maupun tempat lainnnya.
Terkait program
CKG, dr. Sieska menyatakan bahwa sasaran
program ini adalah dari bayi yang baru lahir sampai dengan lanjut usia (lansia)
dan diutamakan yang sudah mempunyai BPJS. CKG untuk anak sekolah akan dilaksanakan
pada bulan Juli 2025 bersamaan dengan tahun ajaran baru.
Adapun syarat
utama mengikuti CKG adalah dengan mendownload aplikasi satusehat baik melalui
play store (android) maupun ios (apple), ataupun melalui chatbot WA dengan
nomor : 0812-7887-8812, atau daftar langsung ke Puskesmas apabila tidak
memiliki NIK atau tidak bisa mendaftar mandiri.
Untuk aplikasi
satusehat, bisa juga digunakan untuk mendaftarkan CKG milik orang lain, baik itu
keluarga maupun tetangganya, dan notifikasi menuju CKG akan dikirimkan via
aplikasi H-30, H-7 dan H-1, da tujuh hari sebelum pelaksanaan CKG diminta untuk
mengisi skrining mandiri melalui aplikasi satu sehat. Masyarakat juga
mendapatkan rapor/laporan setelah dilakukan pelayanan CKG di faskes.
CKG meruapakan
salah satu ikhtiar Pemerintah agar warga negaranya sehat, keberhasilan CKG di
Kecamatan Gringsing akan menjadi tonggak dari pemetaan kesehatan untuk menuju
masyarakat Gringsing yang sehat guna menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kesehatan yang
baik ibarat pohon jati di hamparan alas roban yang tetap kuat walaupun diterpa
oleh pergolakan iklim, cuaca maupun arus jaman yang berubah.